Halaman

Kamis, 29 Desember 2011

Sebuah Kisah Klasik :hiks: :hiks: :') :')

Assalamu'alaikum..jama'aahh...yee..yee..*gaya ustadz gahul di t**** tv* =)

          Alhamdulillah yah sesuatu bgt*jambul khatulistiwa style* akhirnya bisa ngeblog lg stelah smpe ke 2x nya lupa ama si mbah password blog ini..hadeeeuh,,,#astaghfirullah..*tepokjidat..pekan terakhir ni sy lg agak mellow ni permisah,,hmm,,,knapa yaa??hmm...kasih tau gak ya..=)..oya Akhir akhir ni lg sering muterin lgu SO7 yang brjudul sebuah kisah klasik, pdahal lagu udah lama termasuknya...tapi liriknya itu loh, daleemm..nanceep..#jleebbb..atau bisa dibilang gue bgt gituu..hhe(gaya bgt biasanya pke "saya" skrg pke "gue" gt...hha *jare basa ngapakke wagu temen lah mel*)...yaa mugkin karena kurang lebih 1 pekan lg sy akan "meninggalkan" kota kenangan dan kota perjuangan ini-----> Purwokerto Kota Satria (PeKaeS) hiks:hiks: pasti rasanya campur aduk kya permen nanonano gt lah...ni cekidot gans lirik lagunya:

Sheila On 7 Sebuah Kisah Klasik

jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku ***
Kita terharu seakan tiada bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna waktu ini yang akan kita banggakan di hari tua

Reff:
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
Semoga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Karna hari ini yang akan kita rindukan
Di hari nanti…

Ke: Reff
Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian



catet *** (khusus muhrim yaa =)

Jumat, 04 November 2011

Sepanjang Hidup n_n

Ga tau kenapa tiba2 pengen posting lirik lagu ini...#hehe

 

Sepanjang Hidup - Maher Zain

Aku bersyukur kau di sini kasih
Di kalbuku mengiringi
Dan padamu ingin ku sampaikan

Kau cahaya hati
Dulu ku palingkan diri dari cinta
Hingga kau hadir ubah segalanya
Oh inilah janjiku kepadamu

reff:
Sepanjang hidup bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku

Sepanjang hidup seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan selamanya aku milikmu

Yakini hatiku kau anugerah Sang Maha Rahim
Semoga Allah berkahi kita
Kekasih penguat jiwaku

Berdoa kau dan aku di Jannah
Ku temukan kekuatanku di sisimu
Kau hadir sempurnakan seluruh hidupku
Oh inilah janjiku kepadamu

Sepanjang hidup bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku

Sepanjang hidup seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan selamanya aku milikmu

Yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta
Tiada ragu dengarkanlah
Kidung cintaku yang abadi

Sepanjang hidup bersamamu
Kesetiaanku tulus untukmu
Hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku

Sepanjang hidup seiring waktu
Aku bersyukur atas hadirmu
Kini dan selamanya aku milikmu
Yakini hatiku..

Sumber:
http://liriklagu.biz/lirik-lagu-sepanjang-hidup-
maher-zain/




Kamis, 03 November 2011

Curcol #deh

Pada hari ahad itu kira2 tgl 23 oktober, hujan deras membasahi purwokerto (Alhamdulillah adeemm), ketika itu sy berada di kostan teman untuk konsultasi tentang summary skripsweet sy..trus sorenya sy pulang k kosan...dan langsung membuka kunci pintu kmer..kmudain jreng,,jreng,,setelah pintu di buka..Woww,, kamer sy bagaikan tempat wisata curug..ada air terjun yang mengalir didinding2 tembok kamer dan deras alirannya..dan alhasil kasur pun juga basah..dan keesokan harinya kasur itu pun dijemur (selama 4 thn lebih ngekost baru kali ini lhoo kasurnya di jemur..hhe,,rajiin bgt ya,,)sudah 1 minggu lebih ini, setiap datang hujan kira2 dapat 1 ember air dari hasil bocor dan rembesan air hujan..padahal udah beberapa kali di benerin atapnya ma bapak kost supaya ga bocor lg..tp atuh gmn msih tetap aja bocor..ga hanya di kamer sy aja yg bocor, tapi jg kmer yg lainnya Cc: Dimetri dan Neneng jg sama..hhe =),,,sampe2 bapak kost jg pusing n kebingungan (galau kali yaa,,hhe piss pak) gmn caranya supaya ga bocor lg,,pdahal udah d bnerin berkali-kali..hmm..ya smoga byk hikmah dan pelajaran yg bisa dipetik dri "kejadian" ini..=)...

Selasa, 18 Oktober 2011

KISAH SESENDOK MADU

Ada sebuah kisah simbolik yang cukup menarik untuk kita simak. Kisah iniadalah kisah tentang seorang raja dan sesendok madu. Alkisah, pada suatuketika seorang raja ingin menguji kesadaran warganya. Raja memerintahkanagar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan, membawa sesendokmadu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan di puncakbukit ditengah kota. Seluruh warga kota pun memahami benar perintah tersebutdan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya.

Tetapi dalam pikiran seorang warga kota (katakanlah si A) terlintas suatucara untuk mengelak, "Aku akan membawa sesendok penuh, tetapi bukan madu.Aku akan membawa air. Kegelapan malam akan melindungi dari pandangan mataseseorang. Sesendok airpun tidak akan mempengaruhi bejana yang kelak akandiisi madu oleh seluruh warga kota."

Tibalah waktu yang telah ditetapkan. Apa kemudian terjadi? Seluruh bejanaternyata penuh dengan air. Rupanya semua warga kota berpikiran sama dengansi A. Mereka mengharapkan warga kota yang lain membawa madu sambilmembebaskan diri dari tanggung jawab.

Kisah simbolik ini dapat terjadi bahkan mungkin telah terjadi, dalamberbagai masyarakat manusia. Dari sini wajar jika agama, khususnya Islam,memberikan petunjuk-petunjuk agar kejadian seperti di atas tidak terjadi:"Katakanlah (hai Muhammad), inilah jalanku. Aku mengajak ke jalan Allahdisertai dengan pembuktian yang nyata. Aku bersama orang-orang yangmengikutiku (QS 12:108)Dalam redaksi ayat di atas tercermin bahwa seseorang harus memulai daridirinya sendiri disertai dengan pembuktian yang nyata, baru kemudian diamelibatkan pengikut-pengikutnya.

"Berperang atau berjuang di jalan Allah tidaklah dibebankan kecuali padadirimu sendiri, dan bangkitkanlah semangat orang-orang mukmin(pengikut-pengikutmu) (QS 4:84)Perhatikan kata-kata "tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri." NabiMuhammad saw. pernah bersabda: "Mulailah dari dirimu sendiri, kemudiansusulkanlah keluargamu." Setiap orang menurut beliau adalah pemimpin danbertanggung jawab atas yang dipimpinnya, ini berarti bahwa setiap orangharus tampil terlebih dahulu. Sikap mental demikianlah yang dapat menjadikanbejana sang raja penuh dengan madu bukan air, apalagi racun.

Pelita Hati - M. Quraish Shihab